Ada Apa Sampai Sindiran Tajam AHY Jelang Berakhirnya Masa Kampanye
Jakarta -- Calon
gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono menggelar orasi
di hadapan 10 ribu relawan yang tergabung dalam Forum Rakyat Tangguh Republik
Wibawa (RTRW). Dalam orasinya Agus melontarkan sindiran-sindiran tajam yang
ditujukan pada dua lawannya di arena pilkada 2017.
Sindiran pertama dia lontarkan soal seorang pemimpin yang
selalu bersikap curiga apalagi yang dicurigai adalah rakyatnya sendiri.
"Bagaimana kalau pemimpin curiga terus, semua
dicurigai, semua dimarahi di depan publik," kata Agus saat ditemui di
Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (8/2).
Lihat juga:Jelang Pencoblosan Pilkada, Agus Yudhoyono
Rapatkan Barisan
Agus mengklaim DKI Jakarta butuh sebuah kepemimpinan yang
manusiawi dan tak hanya menggunakan akal sehat tapi juga hati nurani. Selain
itu, pembangunan yang dilakukan harus memikirkan juga soal jiwa dan hati dari
masyarakat.
Agus dalam sindirannya juga menegaskan pemimpin yang
dibutuhkan DKI Jakarta bukanlah sosok yang mengancam warganya.
Kondisi warga DKI Jakarta yang masih kesulitan, kata Agus,
membuat mereka harus diayomi oleh pemimpin yang memiliki hati.
Tak lupa, mereka juga harus dilibatkan dalam proses
pembangunan, bukan malah digusur dari tempat mereka tinggal.
Lihat juga:Mengintip Strategi Kandidat Pilgub Jakarta di
Pekan Terakhir
Selanjutnya Agus mengalihkan sindiran ke lawan satunya lagi.
Menurut putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu Jakarta juga tak bisa
dipimpin oleh orang yang tidak teguh dalam berpendirian.
"Jangan juga (memilih) pemimpin yang mencla mencle
kanan kiri oke, itu tak punya jati diri. Saya yakin saudara mengerti apa yang
saya maksud," ujar Agus.
Agus lantas menegaskan bahwa apa yang dia katakan merupakan
realitas dan itu menjadi rasional untuk diungkapkan. Dia menekankan masyarakat
sudah sadar akan hal itu dan hal tersebut harus dijadikan motivasi untuk
memilih pemimpin baru di DKI Jakarta. ( CNN Indonesia )
loading...

Post a Comment