Rombongan Aksi 112 Asal Kota Cirebon Sebagian Jalan Kaki ke Istiqlal
CIREBON –
Rombongan asal Kota Cirebon yang akan berangkat ke Istiqlal Jakarta mengikuti
aksi 112 dihentikan aparat polisi, Jumat (10/2) malam. Dalam peristiwa itu,
sempat terjadi kericuhan kecil antara rombongan dengan polisi.
Kericuhan terjadi berawal ketika massa aksi yang sebelumnya
akan berangkat dari Masjid At Taqwa dihadang petugas kepolisian. Kemudian
perwakilan rombongan berdialog dengan Kapolres Cirebon Kota, AKBP Adi Vivid
Agustiadi Bachtiar.
Dari hasil dialog itu polisi memberikan izin untuk masa aksi
berangkat ke Jakarta. Syaratnya, berangkat lewat Terminal Harjamukti Kota Cirebon.
Tapi, massa aksi malah akan berangkat dari Bypass Dharsono
Kota Cirebon. Lagi-lagi petugas mengagalkan keberangkatan massa aksi.
Meskipun begitu, total dari dua bus yang akan membawa
rombongan aksi, satu bus berhasil berangkat. Sedangkan satu bus lagi tertahan
keberangkatnya karena kembali dihadang petugas kepolisian.
Akhirnya, polisi pun mengambil STNK dan SIM sopir bus yang
akan membawa rombongan aksi. Petugas melarang sopir bus untuk mengantarkan
rombongan masa ke Jakarta.
Setelah itu, sekitar 70 orang bergegas menuju Terminal
Harjamukti untuk mencari bus menuju Jakarta. Tapi saat di terminal, tidak ada
bus yang mau mengantarkan massa ke Jakarta.
Setelah itu, rombongan aksi kembali berunding dan memutuskan
berangkat ke Jakarta dengan berjalan kaki. Salah satu rombongan, Andy Mulya
mengatakan, tetap dengan niatan awal; berangkat ke Jakarta, meski dengan
berjalan kaki.
“Tidak masalah kalau tidak ada bus yang mau antar kami. Kami
masih punya kaki buat jalan ke Jakarta,” ungkap Andi. (rc)
loading...

Post a Comment