Ruangan SMP Ambruk Mengenai Gedung TK PGRI Banjaran
BANJARAN – Musim hujan dari akhir 2016 hingga awal tahun
2017 menyebabkan banyak bencana alam banjir dan longsor. Bahkan diantaranya
menyebabkan sejumlah infrastruktur seperti jalan kabupaten dan jalan provinsi
amblas terseret dan tertimbun longsor. Sejumlah rumah penduduk dan sarana pendidikan
juga mengalami kerusakan akibat terseret longsor.
Seperti bangunan UKS milik SMPN 1 Banjaran Kabupaten
Majalengka, ambruk karena longsor dan menimpa 3 unit bangunan gedung TK PGRI
Sejahtera Desa Banjaran Kecamatan Banjaran yang lokasinya sangat berdekatan
dengan ruang UKS SMPN 1 Banjaran.
Gedung TK PGRI Sejahtera mengalami kerusakan cukup parah dan
tidak dibisa digunakan untuk proses kegiatan belajar mengajar. Seluruh bagian
atap bangunan dan dinding ruangan TK PGRI Sejahtera mengalami kerusakan cukup
parah.
Kepala SMPN 1 Banjaran, Drs H Komarudin menjelaskan
ambruknya ruangan UKS SMPN 1 Banjaran karena bangunan tersebut merupakan salah
satu ruangan yang sudah cukup tua dan sangat memprihatinkan. Selain itu ruangan
UKS berada di atas tebing yang sangat curam dan sangat rentan ancaman longsor.
Sehingga ketika terjadi longsor pada bagian tebing tersebut maka bangunan
ambruk terseret longsor.
“Ambruknya ruangan UKS itu menimpa seluruh bangunan TK PGRI
Sejahtera di bagian bawahnya. Untungnya bukan pada saat sedang berlangsung
proses kegiatan belajar mengajar. Longsor tersebut terjadi malam hari,”
jelasnya.
Pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut ke Pemkab
Majalengka melalui Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, dan berharap
segera mendapat bantuan untuk membangun kembali. Termasuk membangun kembali
gedung TK PGRI Sejahtera yang tertimpa ruangan UKS.
Sementara Kepala TK PGRI Sejahtera, Solihah SPd AUD merasa
sangat prihatin melihat gedung TK saat ini. Kondisinya cukup parah bahkan sama
sekali tidak bisa digunakan untuk proses kegiatan belajar mengajar. Setelah
mengadakan koordinasi dengan Kepala UPTD Pendidikan Banjaran dan Kepala SDN 1
Banjaran, pihaknya izin meminjam dua ruangan kelas milik SDN 1 Banjaran sambil
menunggu bantuan perbaikan dari pihak pemerintah.
“Sebab kami dana dari mana untuk bisa membangun kembali
gedung TK tersebut, mungkin kami hanya meminta bantuan dari Pemerintah
Kabupaten Majalengka dan bantuan dari warga setempat,” pungkasnya. (radar
cirebon)
loading...

Post a Comment